Jaringan Purworejo Big Network.id

Giat dalam menjadi terbaik untuk mencapai kebahagian (www.kroyolor.blogspot.com)

  • Statistik Kunjungan

    • 140,711 kunjungan
  • Purworejo Big Network.id

  • Klik Terbanyak

  • RSS Purworejo Big Network.id

    • Menangkan Hadiah dari Tabloid PULSA | Ulang Tahun Ke-10 Tabloid Pulsa Banjir Hadiah | Fans.tabloidpulsa.co.id/fans/?ref=25087 |Dafar Segera 9 Mei 2013
      Tabloid PULSA pada 21 April 2013 merayakan Ulang Tahun ke-10, Untuk merayakannya Tabloid Pulsa membagi-bagikan Handphone Blackberry Android Windows Phone dan masih banyak lagi.Caranya sangat mudah:1. Klik link/gambar di bawah ini.atau klik link berikut : http://fans.tabloidpulsa.co.id/fans/?ref=250872. Kemudian akan muncul gambar seperti di bawah ini, kemudi […]
      noreply@blogger.com (Agus rahmat alhaqiqi)
    • Bupati Purworejo Lepas 471 Calon Haji | Berita Purworejo 21 September 2012
      Sebanyak 741 orang jamaah calon haji (calhaj) Purworejo, secara resmi dilepas oleh Bupati Drs H Mahsun Zain MAg, di pendopa kabupaten, Rabu (19/9). Dari 741 orang itu, terdiri 376 jamaah pria dan 365 wanita.Menurut Bupati, meningkatnya jumlah calhaj setiap tahun ini dapat sebagai indikator meningkatnya taraf ekonomi masyarakat dan peningkatan ketakwaan. “Pen […]
      noreply@blogger.com (Agus rahmat alhaqiqi)
    • TVRI 20 September 2012
      Widget by: Script TV Online
      noreply@blogger.com (Agus rahmat alhaqiqi)
    • DWP Kabupaten Purworejo Adakan Pelatihan Sampah An Organik 19 September 2012
      Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Purworejo bidang sosial budaya, mengadakan pelatihan pengolahan sampah an organik, yang diikuti perwakilan dari unsur pelaksana DWP Kabupaten Purworejo. Pelatihan dilaksanakan di Aula PKK Purworejo dan dibuka Ketua DWP Kabupaten Purworejo Ny Sri Yuni Astuti Tri Handoyo, Sabtu(15/9).Ketua DWP Ny Sri Yuni Astuti Tri Hand […]
      noreply@blogger.com (Agus rahmat alhaqiqi)
    • Tanpa APBD, RSUD Mampu Setor PAD Rp 8 M | Berita Purworejo 19 September 2012
      Untuk menyamakan persepsi diantara pemangku kepentingan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) “Saras Husada”, menyelenggarakan diskusi. Topik diskusi tentang pola pengeloaan keuangan badan layanan umum daerah (PPK-BLUD)RSUD “Saras Husada”, Senin (17/9) di aula hotel Plasa. Hadir sebagai nara sumber Ir Bejo Mulyono MML selaku Kasubdit  BLUD Ditjen Keuangan Daerah p […]
      noreply@blogger.com (Agus rahmat alhaqiqi)
    • Perajin Besek Dilatih Teknik Anyaman Melingkar | Berita Purworejo 19 September 2012
      Perajin Besek Dilatih Teknik Anyaman Melingkar Perajin besek Desa Cacaban Lor Kecamatan Bener mendapat pengetahuan baru tentang anyaman bambu. Mereka dilatih teknik anyaman dengan sistem melingkar oleh instruktur dari APIKRI (Yayasan Pengembangan Kerajinan Rakyat Indonesia) Yogyakarta, di desa setempat, beberapa waktu lalu.Kepala Bidang Perindustrian dan Per […]
      noreply@blogger.com (Agus rahmat alhaqiqi)
    • Lowongan Kerja PT. MITSUI LEASING CAPITAL INDONESIA (Semarang) 19 September 2012
      Lowongan kerja :Dibutuhkan kandidat di Semarang untuk mengisiposisi :Credit Marketing Officer ( CMO ) Syarat :-Pria pendidikan min S1 semua jurusan-berpengalaman sebagai marketing diutamakan-umur maksimal 27 tahun-bisa berbahasa inggris minimal pasif-jujur dan ulet, SIM ABusiness Development Officer ( BDO )Syarat :-Wanita cantik, menarik, dan komunikatif-Pen […]
      noreply@blogger.com (Agus rahmat alhaqiqi)
    • Lowongan Kerja PT. PERDANA SYTEM GLOBAL INTERNUSA 19 September 2012
      Kami perusahaan Konsultan dan Developer Sistem Teknologi Informasi sedang menambah kapasitas SDM yang handal dan profesional di bidang IT. Kami membutuhkan :1. Programmer Database / Database Administrator Good Logic & Programming skillMenguasai Delphi / VB / Java / C / C++ / .NetMenguasai SQL (MySql/SQL Server/Oracle)Mampu bekerja dalam Tim & Deadlin […]
      noreply@blogger.com (Agus rahmat alhaqiqi)
    • Pengumuman Penerimaan Calon Pegawai Bank Indonesia 19 September 2012
      Pengumuman Penerimaan Calon Pegawai Bank IndonesiaAsisten SatpamBank Indonesia memberikan kesempatan kepada para putra terbaik yang memiliki integritas dan kompetensi untuk berkarir sebagai: ASISTEN SATPAM dengan tugas: melakukan pengamanan personil dan materiil, melakukan pengawasan, serta menciptakan ketertiban dan ketentraman lingkungan kerja. Wilayah Tem […]
      noreply@blogger.com (Agus rahmat alhaqiqi)
    • Lowongan Kerja TNI | Rekrutmen TNI | Loker 19 September 2012
      Silahkan klik pada gambar untuk memperbesar agar gambar telihat jelas.sumber :http://rekrutmen-tni.ilmci.com/papk/mulai.html
      noreply@blogger.com (Agus rahmat alhaqiqi)
  • masukan email kamu dan baca posting terbaru di blog ini lewat email kamu

    Bergabunglah dengan 6 pengikut lainnya

  • $(document).ready(function() { $('#muugs').muugts({ image_size : 20, count : 3, username: "agusrahmata", convert_links : 1, loader_text : "Loading ..." }); });

tugas tic tentang NTFS untuk SMK TKJ

Posted by joycoy pada 21 September 2011

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

NTFS atau Windows NT File System, merupakan sebuah sistem berkas yang dibekalkan oleh Microsoft dalam keluarga sistem operasi Windows NT, yang terdiri dari Windows NT 3.x (NT 3.1, NT 3.50, NT 3.51), Windows NT 4.x (NT 4.0 dengan semua service pack miliknya), Windows NT 5.x (Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003), serta Windows NT 6.x (Windows Vista).
Sistem berkas NTFS memiliki sebuah desain yang sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan keluarga sistem berkas FAT. NTFS menawarkan beberapa fitur yang dibutuhkan dalam sebuah lingkungan yang terdistribusi, seperti halnya pengaturan akses (access control) siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas atau direktori, penetapan kuota berapa banyak setiap pengguna dapat menggunakan kapasitas hard disk, fitur enkripsi, serta toleransi terhadap kesalahan (fault tolerance). Fitur-fitur standar sebuah sistem berkas, seperti halnya directory hashing, directory caching, penggunaan atribut direktori, dan atribut berkas tentu saja telah dimiliki oleh NTFS. Bahkan, Microsoft telah menambahkan kemampuan yang hebat ke dalam NTFS agar memiliki kinerja yang tinggi, lebih tinggi daripada sistem berkas yang sebelumnya semacam HPFS atau FAT, khususnya pada ukuran volume yang besar, tetapi juga tetap mempertahankan kemudahan pengoperasiannya. Salah satu keunggulan NTFS dibandingkan dengan sistem berkas lainnya adalah bahwa NTFS bersifat extensible (dapat diperluas) dengan menambahkan sebuah fungsi yang baru di dalam sistem operasi, tanpa harus merombak desain secara keseluruhan (perombakan mungkin dilakukan, tapi tidak secara signifikan).

Beberapa Fitur NTFS

Bagian berikut akan memberikan informasi sedikit mengenai beberapa fitur NTFS:
  • NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna (dalam NTFS disebut dengan Disk Quota).
  • NTFS mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan jenis beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.
  • NTFS mendukung kompresi data transparan yang, meskipun tidak memiliki rasio yang besar, dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan hard disk. Selain itu, NTFS mendukung pembuatan berkas dengan atribut sparse (berkas yang berisi banyak area kosong di dalam datanya) yang umumnya dibutuhkan oleh aplikasi-aplikasi ilmiah.
  • NTFS mendukung hard link (tautan keras) serta symbolic link (tautan simbolis) seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS, implementasinya lebih sederhana. Fitur symbolic link dalam NTFS diimplementasikan dengan menggunakan Reparse Point yang awalnya hanya dapat diterapkan terhadap direktori. Windows Vista mengizinkan penggunaan symbolic link terhadap berkas.
  • NTFS mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter. Berbeda dengan sistem berkas FAT yang masih menggunakan pengodean ANSI (8-bit ASCII) dan hanya berorientasi pada format 8.3. Penggunaan nama panjang dalam sistem berkas FAT akan menghabiskan lebih dari dua entri direktori. Tabel di bawah ini menyebutkan karakteristik perbandingan antara NTFS dengan sistem berkas FAT32 dan FAT16.
  • NTFS memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas. Fitur ini disebut dengan alternate data stream.
Tabel Perbandingan Karakteristik NTFS dengan FAT32 dan FAT16
Karakteristik NTFS FAT32 FAT16
Jumlah berkas dalam satu volume 232-1 berkas 228 berkas 228 berkas
Berkas atau subdirektori setiap direktori Tidak terbatas 216-2 berkas atau direktori 216-2 berkas atau direktori
Kompatibilitas dengan sistem operasi DOS Tidak Tidak Ya
Dapat dual-booting dengan Windows 95/98 Tidak Ya (Windows 95 OSR 2.0 ke atas) Ya (Semua versi)
Kompresi data transparan Ya Tidak Tidak
Enkripsi Transparan Ya (versi 3.0 ke atas) Tidak Tidak
Penetapan kuota ruangan untuk tiap pengguna Ya Tidak Tidak
Ukuran berkas maksimum 264 – 1 byte 232 – 1 byte 232 – 1 byte
Ukuran cluster minimum 512 bytes (1 sektor) 512 bytes (1 sektor) 512 bytes (1 sektor)
Ukuran cluster maksimum 64 KB (32 sektor) 64 KB (32 sektor) 64 KB (32 sektor)
Ukuran partisi maksimum 232 cluster 4,177,198 cluster 2 Gigabyte (bisa sampai 4 Gigabyte pada Windows NT)
Jumlah berkas tiap partisi 232 – 1 berkas 228 berkas 216 berkas
Jumlah direktori tiap partisi Tidak Terbatas 216 – 2 direktori 216 – 2 direktori

Versi NTFS

Selama 16 tahun perkembangan Windows NT (1991-2007), NTFS telah beberapa kali mengalami perbaikan fungsi dan fitur. Meskipun terjadi beberapa kali perbaikan fungsi dan fitur, antar setiap versi tersebut masih terdapat kompatibilitas yang sangat dibutuhkan oleh sistem-sistem lama. Berikut ini adalah beberapa versi NTFS:
  • NTFS versi 1.0 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows NT 3.1. Versi ini menawarkan fungsi yang sangat dasar, tetapi sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan sistem berkas FAT yang saat itu telah digunakan.
  • NTFS versi 1.1 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows NT 3.50. Versi ini menambahkan dukungan terhadap pengaturan akses secara diskrit (discretionary access control).
  • NTFS versi 1.2 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows NT 4.0. Versi ini menambahkan dukungan terhadap auditing setiap berkas dan juga kompresi transparan.
  • NTFS versi 2.0 tidak dirilis secara umum, karena berbagai kendala yang dialaminya, yang tidak diumumkan oleh Microsoft (Microsoft menggagalkan proyek NTFS versi 2.0, dan langsung menginjak NTFS versi 3.0, mengingat banyaknya fitur yang ditambahkan ke dalam versi 3.0).
  • NTFS versi 3.0 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows 2000. Versi ini menawarkan banyak peningkatan dibandingkan dengan versi sebelumnya. Di antaranya adalah penetapan kuota kepada setiap pengguna, Encrypting File System (EFS), sistem keamanan yang dapat diatur dari server pusat, fitur indeksasi terhadap properti dan isi setiap berkas, dan lain-lain. Selain itu, versi 3.0 juga menawarkan dukungan kepada struktur selain MBR (Master Boot Record), yakni GPT (GUID Partition Table) dan LDM (Logical Disk Management).
  • NTFS versi 3.1 merupakan versi yang datang bersama dengan Windows XP Service Pack 1 dan Windows Server 2003. Versi ini menawarkan perbaikan yang minor yang terjadi dalam versi sebelumnya (khususnya di bidang performa), dan juga penggantian algoritma enkripsi yang digunakan oleh EFS dari DESX atau 3DES menjadi AES-256.
Meskipun memiliki keunggulan dibandingkan dengan sistem berkas FAT, desain internal NTFS sebenarnya didasarkan pada struktur disk berbasis Master Boot Record, sama seperti halnya sistem berkas FAT16 atau FAT32. Dengan menggunakan struktur yang didasarkan atas penggunaan MBR untuk mengolah semua berkas yang dapat disimpan di dalam sebuah disk, maka perpindahan atau migrasi dari sistem berkas FAT menuju NTFS pun mudah dilakukan: hanya mengubah beberapa komponen sistem FAT menjadi NTFS saja. Selain itu, struktur MBR merupakan salah satu cara pengalokasian berkas-berkas dalam hard disk yang sangat populer dan paling umum digunakan, karena skema pengalokasian disk dengan MBR digunakan pada platform Intel x86. Ada lima buah program yang dapat digunakan untuk membuat sebuah volume NTFS, yaitu Disk Administrator (pada Windows NT 3.1, Windows NT 3.5 dan Windows NT 3.51, Disk Management snap-in (pada versi keluarga Windows NT 5.x), serta tiga buah utilitas yang berbasis command-line yaitu format.com (pada semua versi Windows NT), utilitas diskpart.exe, dan utilitas convert.exe.

FAT

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sistem berkas FAT atau FAT File System adalah sebuah sistem berkas yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. Untuk penyingkatan, umumnya orang menyebut sistem berkas FAT sebagai FAT saja. Kata FAT sendiri adalah singkatan dari File Allocation Table, yang jika diterjemahkan secara bebas ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Tabel Alokasi Berkas. Arsitektur FAT sekarang banyak digunakan secara luas dalam sistem komputer dan kartu-kartu memori yang digunakan dalam kamera digital atau pemutar media portabel.
FAT pertama kali dikembangkan oleh Bill Gates dan Marc McDonald, pada tahun 19761977. Sistem berkas ini merupakan sistem berkas utama untuk sistem operasi yang ada saat itu, termasuk di antaranya adalah Digital Research Disk Operating System (DR-DOS), OpenDOS, FreeDOS, MS-DOS, IBM OS/2 (versi 1.1, sebelum berpindah ke sistem HPFS), dan Microsoft Windows (hingga Windows Me). Untuk disket floppy, FAT telah distandardisasikan sebagai ECMA-107 dan ISO/IEC 9293. Standar-standar tersebut hanya mencakup FAT12 dan FAT16 tanpa dukungan nama berkas panjang, karena memang beberapa bagian dalam standar nama file panjang di dalam sistem berkas FAT telah dipatenkan.
Sistem berkas ini digunakan oleh sistem operasi MS-DOS (hanya versi FAT12 dan FAT16), Windows (hampir semua versi Windows; untuk versi FAT yang didukung olehnya lihat pada bagian versi), GNU/Linux, dan masih banyak sistem operasi lainnya yang juga mendukung, termasuk Macintosh Mac OS/X.

Versi

Ada beberapa versi dari sistem berkas FAT, yang dibedakan dari berapa banyak unit alokasi yang didukungya, yakni sebagai berikut:
  • FAT12
  • FAT16
  • FAT32
  • exFAT

FAT12

FAT12 adalah sistem berkas yang menggunakan ukuran unit alokasi yang memiliki batas hingga 12-bit, sehingga hanya dapat menyimpan maksimum hingga 212 unit alokasi saja (4096 buah). Sistem berkas ini adalah sistem berkas asli dari FAT yang pertama kali digunakan dalam sistem operasi MS-DOS.
Karena beberapa sistem operasi Windows menggunakan ukuran unit alokasi sistem berkas yang dibuat berdasarkan ukuran sektor (kelipatan 512 byte, dari 1 sektor hingga 16 sektor), FAT12 memiliki batasan pada kapasitasnya, yakni hingga 32 Megabyte. Karena itulah, FAT12 umumnya hanya digunakan sebagai sistem berkas untuk media penyimpanan floppy disk. Tabel berikut berisi informasi sistem operasi apa saja yang mendukung sistem berkas FAT12.
Sistem operasi Dukungan
MS-DOS Ya (semua versi MS-DOS)
Windows 95 (semua versi) Ya
Windows 98 Ya
Windows Millennium Edition Ya
Windows NT 3.x Ya
Windows NT 4.0 Ya
Windows 2000 Ya
Windows XP Ya
Windows Server 2003 Ya
Windows Vista Ya

FAT16

FAT16 adalah sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit, sehingga dapat menyimpan hingga 216 unit alokasi (65536 buah). Sistem berkas ini memiliki batas kapasitas hingga ukuran 4 Gigabyte saja. Ukuran unit alokasi yang digunakan oleh FAT16 bergantung pada kapasitas partisi yang hendak diformat: jika ukuran partisi kurang dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT12, dan jika ukuran partisi lebih besar dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT16. Tabel berikut berisi informasi sistem operasi apa saja yang mendukung sistem berkas FAT16.
Sistem operasi Dukungan
MS-DOS Ya (versi 4.x ke atas); Tidak (sebelum versi 4.x)
Windows 95 (semua versi) Ya
Windows 98 Ya
Windows Millennium Edition Ya
Windows NT 3.x Ya
Windows NT 4.0 Ya
Windows 2000 Ya
Windows XP Ya
Windows Server 2003 Ya
Windows Vista Ya

VFAT (Virtual FAT)

VFAT adalah sebuah variasi sistem berkas FAT16 yang mendukung nama berkas panjang, hingga 255 karakter. Sistem berkas ini diintegrasikan ke dalam sistem operasi Windows 95 dan Windows NT 3.51. Meskipun mendukung nama berkas panjang, sebenarnya dalam struktur sistem berkas ini tidak ada perubahan yang signifikan. Bahkan nama berkas panjang akan memakai beberapa entri direktori secara sekaligus.

FAT32

FAT32 adalah versi sistem berkas FAT yang paling baru, yang diperkenalkan ketika Microsoft merilis Windows 95 OEM Service Release 2 (Windows 95 OSR2). Tabel sistem operasi Windows yang mendukung sistem berkas FAT32 ini sebagai berikut.
Sistem operasi Dukungan
MS-DOS Tidak
Windows 95 (versi awal) Tidak
Windows 95 OSR2 Ya
Windows 98 Ya (Windows 98 juga memiliki utilitas untuk mengonversi FAT16 ke FAT32)
Windows Millennium Edition Ya
Windows NT 3.x Tidak
Windows NT 4.0 Tidak (Beberapa perusahaan, seperti Winternals membuat driver FAT32 untuk Windows NT 4.0)
Windows 2000 Ya (Windows 2000 membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja)
Windows XP Ya (Windows XP membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja)
Windows Server 2003 Ya (Windows Server 2003 membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja)
Windows Vista Ya (Windows Vista membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja)
Karena menggunakan tabel alokasi berkas yang besar (32-bit), FAT32 secara teoritis mampu mengalamati hingga 232unit alokasi (4294967296 buah). Meskipun demikian, dalam implementasinya, jumlah unit alokasi yang dapat dialamati oleh FAT32 adalah 228 (268435456 buah). Ukuran unit alokasi maksimum dapat mencapai 32768 byte (64 sektor), sehingga secara teoritis dapat mengalamati 8 terabytes (8192 Gigabytes), meski tidak disarankan. Selain itu, program instalasi beberapa keluarga sistem operasi Windows NT 5.x ke atas hanya mengizinkan pembuatan partisi FAT32 hingga 32 Gigabyte (jika partisi lebih besar dari 32 GB, maka program instalasi Windows hanya menyediakan sistem berkas NTFS). Dalam instalasi sistem operasi Windows NT 5.x ke atas, jika ukuran partisi di mana Windows diinstalasikan kurang dari 2 Gigabyte, program instalasi akan menggunakan sistem berkas FAT16; dan berlaku sebaliknya, jika partisi di mana Windows hendak diinstalasikan lebih dari 2 Gigabyte, program instalasi akan menggunakan sistem berkas FAT32.
Program pengonversi FAT16 menjadi FAT32 dalam sistem operasi Windows 98
FAT32 menggunakan ukuran unit alokasi yang lebih kecil dibandingkan dengan sistem berkas FAT12/FAT16, sehingga FAT32 lebih efisien ketika diaplikasikan pada partisi yang besar (ukurannya lebih besar dari pada 512 Megabyte). Penghematan yang dilakukan oleh FAT32 dibandingkan dengan FAT16/FAT12 kira-kira adalah 20% hingga 27%. Windows 98 memiliki utilitas yang dapat digunakan untuk mengonversi partisi FAT16 menjadi FAT32 tanpa kehilangan data.

Karakteristik dan fitur setiap versi

Berikut ini adalah tabel perbandingan ukuran partisi dan ukuran unit alokasi sistem berkas (default) yang digunakan oleh sistem berkas FAT..
Ukuran partisi FAT12 FAT16 FAT32
0 MB hingga 6 MB 1024 byte (2 sektor) Tidak didukung Tidak didukung
7 MB hingga 16 MB 2048 byte (4 sektor) Tidak didukung Tidak didukung
17 MB hingga 32 MB 4096 byte (8 sektor) 512 byte (1 sektor) Tidak didukung
33 MB hingga 64 MB Tidak didukung 1024 byte (2 sektor) 512 byte (1 sektor)
65 MB hingga 128 MB Tidak didukung 2048 byte (4 sektor) 1024 byte (2 sektor)
129 MB hingga 256 MB Tidak didukung 4096 byte (8 sektor) 2048 byte (4 sektor)
257 MB hingga 512 MB Tidak didukung 8192 byte (16 sektor) 4096 byte (8 sektor)
513 MB hingga 1024 MB Tidak didukung 16384 byte (32 sektor) 4096 byte (8 sektor)
1025 MB hingga 2048 MB Tidak didukung 32768 byte (64 sektor) 4096 byte (8 sektor)
2049 MB hingga 4096 MB Tidak didukung 65536 byte (128 sektor) Hanya dapat digunakan dalam keluarga Windows NT 4096 byte (8 sektor)
4097 MB hingga 8192 MB Tidak didukung Tidak didukung 4096 byte (8 sektor)
8192 MB hingga 16384 MB Tidak didukung Tidak didukung 8192 byte (16 sektor)
16385 MB hingga 32768 MB Tidak didukung Tidak didukung 16384 byte (32 sektor)
32769 MB – 127.5 GB Tidak didukung Tidak didukung 32768 byte (64 sektor)
127.5 GB – 2 TB Tidak didukung Tidak didukung 65536 (128 sektor)
Tabel berikut berisi informasi mengenai karakteristik dan fitur sistem berkas FAT
Karakteristik FAT12 FAT16 FAT32
Panjang nama berkas maksimum 8.3 dalam sistem operasi MS-DOS, hingga 260 karakter dalam sistem operasi Windows 32-bit 8.3 dalam sistem operasi MS-DOS, hingga 260 karakter dalam sistem operasi Windows 32-bit Hingga 260 karakter dalam sistem operasi Windows 32-bit, juga membuat format nama berkas 8.3
Fitur keamanan Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Fitur kompresi data Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Jumlah unit alokasi tabel alokasi berkas 12-bit (4096 buah) 16-bit (65536 buah), 32-bit (teoritis), 28-bit (praktek)
Jumlah unit alokasi fisik tiap partisi 32680 sektor 65524 buah unit alokasi (seharusnya 65536 buah, tapi beberapa unit alokasi telah direservasikan) 65527 buah unit alokasi (seharusnya 65536 buah, tapi beberapa unit alokasi telah direservasikan)
Ukuran unit alokasi maksimum 64 KB (maksimum); 32 KB (disarankan) 64 KB (teoritis); 32 KB (praktek); 16 KB (disarankan)
Kisaran ukuran unit alokasi 512 byte hingga 2048 byte 512 byte hingga 65536 byte 512 byte hingga 65536 byte
Ukuran partisi maksimum 32 MB 2 GB (pada semua sistem operasi); 4 GB (hanya pada keluarga Windows NT) 8 TB (teoritis), 2 TB (implementasi; limitasi ini dikarenakan tabel partisi dalam skema partisi MBR yang digunakan oleh FAT32), 32 GB (Windows NT 5..x ke atas)
Ukuran berkas maksimum 4 GB – 1 byte (232-1 byte) 4 GB – 1 byte (232-1 byte)
Jumlah berkas tiap partisi 65536 berkas 4177920 berkas
Jumlah berkas maksimum dalam direktori akar 512 berkas (Penggunaan nama berkas panjang (nama berkas yang tidak menggunakan format 8.3) dapat mengurangi jumlah ini secara signifikan) 65534 berkas (Penggunaan nama berkas panjang dapat mengurangi jumlah ini secara signifikan)
Saran penggunaan Media penyimpanan kurang dari 16 MB Media penyimpanan dari 16 MB hingga 511 MB Media penyimpanan dari 512 MB hingga 32768 MB. Gunakan NTFS atau sistem berkas lainnya untuk media penyimpanan yang lain.

Tabel Alokasi Berkas

Tabel alokasi berkas atau File Allocation Table merupakan sebuah tabel yang dipelihara di dalam hard disk atau media penyimpanan lainnya oleh sistem operasi yang bertindak sebagai “daftar isi media penyimpanan”, yang menunjukan di mana direktori dan berkas disimpan di dalam disk.
Ketika sebuah media penyimpanan diformat dengan menggunakan FAT, sistem berkas ini akan membuat sebuah tabel alokasi berkas yang disimpan pada lokasi yang dekat dengan permulaan media penyimpanan tersebut. Media penyimpanan yang dimaksud adalah media penyimpanan seperti sebuah hard disk, sebuah partisi dalam sebuah hard disk, atau media penyimpanan portabel. Selain membuat satu tabel alokasi berkas, sistem berkas tersebut juga membuat salinan dari sistem berkas tersebut, dan berada pada media penyimpanan yang sama. Jika salah satu salinan mengalami kerusakan, maka sistem berkas akan menggunakan salinan yang lain, dan mengganti tabel yang rusak tersebut dengan salinan yang masih baik (cara kerja ini disebut dengan FAT Mirroring, yang bekerja seperti layaknya RAID 1). Lokasi tabel alokasi berkas ditentukan di dalam sebuah area yang disebut dengan BIOS Parameter Block (BPB) dalam boot sector sebuah media penyimpanan yang menggunakan sistem berkas FAT.
FAT16 akan membuat dua buah tabel alokasi berkas, yang diberi nama FAT1 dan FAT2. Tabel alokasi berkas akan diletakkan pada area tertentu, yakni pada lokasi yang berdekatan dengan boot sector. Tabel alokasi berkas akan berisi informasi-informasi berikut:
  • Unused, yang menandakan bahwa unit alokasi tersebut tidak terpakai
  • In use, yang menandakan bahwa unit alokasi tersebut tidak dapat digunakan karena sedang digunakan oleh sebuah berkas tertentu.
  • Bad, yang menandakan bahwa unit alokasi tersebut tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan.
  • Last cluster, yang menandakan bahwa unit alokasi tersebut merupakan unit alokasi terakhir yang dimiliki oleh sebuah berkas.
Dalam strukturnya, FAT16 membedakan antara direktori akar (root directory) dan direktori lainnya, karena memang desain FAT16 menentukan lokasi direktori akar pada lokasi yang spesifik, dan memiliki batasan jumlah entri yang dapat disimpan (hanya dapat menampung 512 entri).
Direktori akar pada sistem berkas FAT16 terdiri dari sebuah ukuran yang tetap dan diketahui, karena berkas-berkas sistem operasi biasanya langsung diletakkan segera setelah direktori akar tersebut. Lokasi yang diketahui untuk berkas-berkas sistem operasi ini mengizinkan sistem operasi DOS, OS/2, atau Windows NT untuk langsung memulai proses booting sistem operasi. Tetapi, keputusan desain ini juga membatasi jumlah file yang dapat ditampung di dalam sebuah direktori akar dari sebuah volume FAT16.
Entri-entri di dalam direktori akar dan juga sub-direktori tidak diurutkan sehingga proses pencarian terhadap berkas-berkas tertentu dapat memakan waktu yang lama, apalagi jika volume tersebut mengandung banyak berkas dalam sebuah direktori.
Tabel alokasi berkas dan juga direktori akar selalu diletakkan pada awal sebuah volume, atau biasanya terletak pada lokasi track terluar dari sebuah disk. Entri-entri tersebut merupakan entri-entri yang sering sekali dibaca dari sebuah disk, utamanya pada sistem operasi yang mendukung multitasking, yang membutuhkan banyak pergerakan head hard disk yang lamban.

Bagaimana sebuah berkas disimpan dalam volume FAT16

Sistem berkas FAT-16 menggunakan unit alokasi (atau cluster) sebagai unit terkecil bagaimana ia dapat menyimpan berkas. FAT-16 mendukung ukuran cluster dari 1 hingga 128 sektor. Selanjutnya, ada juga entri direktori yang menyediakan ruangan yang cukup untuk menampung berkas dengan nama berkas berformat 8.3 (delapan nama berkas plus tiga nama ekstensi). Entri direktori pada sistem berkas FAT-16 memiliki entri sebesar 32 byte untuk setiap berkas dan subdirektori yang dikandung oleh direktori tersebut. Entri direktori tersebut mengandung field-field berikut.
Field Ukuran dalam bit Ukuran dalam byte
Nama berkas 64 8
Ekstensi berkas 24 3
Atribut berkas 8 1
Ruangan yang dicadangkan untuk berkas 80 10
Stempel waktu berkas 16 2
Stempel tanggal berkas 16 2
Alamat cluster pertama berkas dalam tabel alokasi berkas 16 2
Ukuran berkas terbesar 32 4
Struktur organisasi dalam sistem berkas FAT16 tidaklah terlalu rumit rumit. Berkas-berkas akan diberikan lokasi yang pertama kali ditemukan oleh sistem berkas dalam sebuah partisi. Selanjutnya, sistem berkas akan memberikan nomor terhadap lokasi tersebut, yang disebut dengan cluster number, yang merupakan alamat lokasi cluster di mana berkas dimulai. Setiap cluster berisi penunjuk (pointer) terhadap cluster berikutnya untuk berkas yang sama, atau indikasi bahwa cluster yang bersangkutan merupakan akhir dari rangkaian cluster sebuah berkas yang ditandai dengan bilangan basis 16 (hexadecimal) 0xFFFF (FAT16), atau 0xFFF (FAT12). Sebagai contoh, pada sebuah berkas yang menggunakan 10 buah cluster, berkas tersebut akan memiliki 10 buah entri di dalam tabel alokasi file, dan juga 9 buah tautan terhadap tabel alokasi file tersebut, sedangkan 1 cluster terakhir berisi tanda bahwa ia adalah cluster terakhir, dan berisi bilangan 0xFFFF. Umumnya, struktur sistem berkas seperti ini disebut sebagai struktur linked-list.

HPFS

Sistem berkas HPFS (High Performance File System) adalah sebuah sistem berkas yang dibuat secara spesifik untuk sistem operasi IBM OS/2 untuk menggantikan sistem berkas FAT yang memiliki beberapa keterbatasan. Sistem berkas ini dibuat oleh Gordon Letwin dan beberapa developer lainnya dari Microsoft, dan ditambahkan ke dalam sistem operasi OS/2 versi 1.2, karena pada saat itu sistem operasi tersebut dikembangkan bersama-sama antara Microsoft dan IBM.
Peningkatan yang terdapat dalam HPFS adalah sebagai berikut:
  • Dukungan terhadap nama berkas yang memiliki campuran antara huruf kapital dan huruf kecil, dalam format codepage yang berbeda. Dibandingkan dengan sistem berkas FAT yang hanya menggunakan karakter huruf kapital saja, ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan.
  • Dukungan terhadap nama berkas yang panjang, hingga 256 karakter. Dibandingkan dengan sistem berkas FAT yang hanya mendukung 11 karakter saja, jelas hal ini merupakan peningkatan yang signifikan.
  • Menggunakan ruangan hard disk secara lebih efisien, karena HPFS menggunakan unit alokasi yang tidak terdiri dari beberapa sektor, melainkan menggunakan sektor sebagai unit alokasi terkecilnya.
  • Fragmentasi yang jarang terjadi.
  • Tambahan atribut stempel waktu, yang dapat menyimpan kapan terakhir berkas dimodifikasi, kapan terakhir berkas diakses, serta kapan berkas dibuat. Sistem berkas FAT hanya menyediakan satu buah atribut stempel waktu, yakni kapan berkas terakhir dimodifikasi.
  • Struktur direktori yang menggunakan b-tree.
  • Directori akar yang diletakkan di tengah-tengah hard disk. Dibandingkan dengan FAT yang menyimpan direktori akar pada lokasi setelah tabel alokasi berkas dan memiliki alokasi terbatas.
NETWARE
Sistem operasi jaringan (Inggris: network operating system) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.
Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:

Root directory

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari
Root directory adalah inti dari sebuah sistem berkas yang terstruktur secara hierarkis. Direktori ini mengandung pohon direkori dan berkas yang akhirnya membuat sebuah struktur hierarkis sistem berkas. Root directory juga merupakan elemen pertama yang disebutkan dalam path absolut dari sebuah berkas atau direktori dalam sebuah sistem berkas.

Konsep

Implementasi

Windows dan MS-DOS

Sistem operasi Windows dan MS-DOS menganut beberapa root directory (multiple root directory) secara sekaligus. Pengguna akan mendapatkan beberapa buah root directory tergantung berapa banyak ia memiliki partisi dan disk drive. Dalam sistem operasi ini, root directory dinyatakan dengan menggunakan simbol backslash (\). Contoh dari sebuah root directory adalah C:\, D:\, E:\ dan lain sebagainya.
Keluarga Windows NT, sebenarnya tidak menggunakan asas multiple root directory seperti halnya MS-DOS dan Windows biasa, tapi menggunakan single root directory, dengan \ sebagai simbolnya. Direktori ini disebut juga sebagai Object Manager Namespace yang membawahi semua objek dalam Windows NT, dimulai dari registry, sistem berkas, dan lain sebagainya.

UNIX

Sistem operasi UNIX menganut hanya satu buah root directory (single root directory), yang artinya pengguna hanya akan mendapatkan satu buah root directory dan semua direktori lainnya berada di bawah root directory tersebut. Partisi dan disk drive harus di-mount terlebih dahulu ke dalam sebuah direktori kosong di dalam root directory sebelum dapat diakses. UNIX menggunakan simbol slash (/) untuk menyatakan sebuah root directory.
Dalam beberapa sistem UNIX, juga terdapat sebuah direktori yang dinamakan dengan /root, yang meskipun agak membingungkan, direktori tersebut bukanlah sebuah root directory, melainkan direktori rumah (home directory) milik pengguna root.

VMS

Dalam sistem operasi VMS (yang dibuat oleh DEC, lalu Compaq dan Hewlett-Packard), istilah root directory digunakan untuk merujuk kepada direktori di mana semua berkas milik pengguna disimpan. Pengguna juga dapat menyimpan direktori di dalam direktori tersebut, yang kemudian akan mengandung berkas dan direktori lainnya. Dalam VMS, implementasi root directory, yang sama dengan sistem Windows dan MS-DOS, seperti ini disebut juga dengan Master File Directory.

Boot sector

From Wikipedia, the free encyclopedia Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas

A boot sector is a sector of a hard disk , floppy disk , or similar data storage device that contains code for booting programs (usually, but not necessarily, operating systems ) stored in other parts of the disk. Sektor boot adalah sektor dari hard disk, floppy disk, atau serupa perangkat penyimpan data yang berisi kode untuk boot program (biasanya, tapi tidak harus, sistem operasi) disimpan di bagian lain dari disk.
On a IBM PC compatible machine the BIOS selects a boot device, then it copies the first sector from the device (which may be an MBR , VBR or any executable code), to address location 0×7C00. Pada IBM PC kompatibel mesin di BIOS memilih perangkat boot, maka salinan sektor pertama dari perangkat (yang mungkin suatu MBR, VBR atau kode yang dapat dieksekusi), untuk lokasi alamat 0×7C00.

Jenis sektor boot

Several major kinds of boot sectors could be encountered on IBM PC compatible hard disks , floppy disks and similar storage devices: Beberapa jenis utama sektor boot dapat dijumpai pada kompatibel PC IBM hard disk, floppy disk dan perangkat penyimpanan yang serupa:
  • A master boot record (MBR) is the first sector of a data storage device that has been partitioned . Seorang master boot record (MBR) adalah sektor pertama dari sebuah perangkat penyimpanan data yang telah dipartisi. The MBR sector may contain code to locate the active partition and invoke its Volume Boot Record. Sektor MBR mungkin berisi kode untuk mencari partisi aktif dan meminta para Volume Boot Record.
  • A volume boot record is the first sector of a data storage device that has not been partitioned, or the first sector of an individual partition on a data storage device that has been partitioned. Sebuah catatan boot volume adalah sektor pertama dari sebuah perangkat penyimpanan data yang belum dipartisi, atau sektor pertama partisi individu pada perangkat penyimpanan data yang telah dipartisi. It may contain code to load and invoke an operating system (or other standalone program) installed on that device or within that partition. Mungkin berisi kode untuk memuat dan meminta sistem operasi (atau program standalone) diinstal pada perangkat atau di dalam partisi.
To be a valid boot sector, the two-byte hex word 0xAA55, called the boot sector signature, must exist at the end of the sector; otherwise, either the BIOS or MBR code will report an error message and halt any OS bootstrapping process. Untuk menjadi sektor boot yang valid, dua kata hex byte 0xAA55, yang disebut sektor boot tanda tangan, harus ada di akhir sektor, jika tidak, baik BIOS atau kode MBR akan melaporkan pesan kesalahan dan menghentikan OS bootstrap proses.
  • Non IBM PC compatible systems may have different boot sector formats on their disk devices. IBM PC kompatibel non sistem mungkin memiliki format berbeda sektor boot pada disk mereka.

[ edit ] Operation [Sunting] Operasi

On IBM PC compatible machines, the BIOS is ignorant of the distinction between VBRs and MBRs, and of partitioning. Pada IBM PC kompatibel mesin, BIOS tidak mengetahui perbedaan antara VBRs dan MBRs, dan partisi. The firmware simply loads and runs the first sector of the storage device. Firmware hanya beban dan menjalankan sektor pertama dari perangkat penyimpanan. If the device is a floppy or USB flash drive , that will be a VBR. Jika perangkat floppy atau USB flash drive, yang akan menjadi VBR. If the device is a hard disk, that will be an MBR. Jika perangkat hard disk, yang akan menjadi MBR. It is the code in the MBR which generally understands disk partitioning, and in turn, is responsible for loading and running the VBR of whichever primary partition is set to boot (the active partition). Ini adalah kode di MBR yang umumnya memahami partisi disk, dan pada gilirannya, bertanggung jawab untuk memuat dan menjalankan VBR dari mana partisi primer diatur untuk boot (partisi aktif). The VBR then loads a second-stage bootloader from another location on the disk. Kemudian banyak yang VBR tahap kedua bootloader dari lokasi lain pada disk.
Furthermore, whatever is stored in the first sector of a floppy diskette, USB device, hard disk or any other bootable storage device, is not required to immediately load any bootstrap code for an OS, if ever. Lebih jauh lagi, apa pun yang disimpan di sektor pertama dari sebuah disket floppy, perangkat USB, hard disk bootable atau perangkat penyimpan lain, tidak diperlukan untuk segera load kode bootstrap untuk sebuah OS, jika pernah. The BIOS merely passes control to whatever exists there, as long as the sector meets the very simple qualification of having the boot record signature of 0xAA55 in its last two bytes. BIOS hanya lewat control untuk apa saja yang ada di sana, selama sektor memenuhi kualifikasi sangat sederhana memiliki catatan boot 0xAA55 tanda tangan dalam dua byte terakhir. This is why it’s easy to replace the usual bootstrap code found in an MBR with more complex loaders, even large multi-functional boot managers (programs stored elsewhere on the device which can run without an operating system), allowing users a number of choices in what occurs next. Inilah sebabnya mengapa sangat mudah untuk mengganti kode bootstrap yang biasa ditemukan di MBR loader dengan lebih kompleks, bahkan multi-fungsi besar manajer boot (program yang tersimpan di tempat lain pada perangkat yang dapat berjalan tanpa sebuah sistem operasi), sehingga pengguna memiliki beberapa pilihan dalam apa yang terjadi berikutnya. But with such freedom, there’s also the possibility for abuse as addressed in the section on boot viruses. Tetapi dengan kebebasan seperti itu, ada juga kemungkinan untuk penyalahgunaan seperti dibahas dalam bagian ketika boot virus.
For more details on this topic, see Booting . Untuk detail lebih lanjut tentang topik ini, lihat Boot.

Boot virus sektor

Since code in the boot sector is executed automatically, boot sectors have historically been a common attack vector for computer viruses . Sejak kode di boot sector akan dijalankan secara otomatis, sektor boot secara historis merupakan serangan umum vektor untuk virus komputer. To combat this behavior, the BIOS often includes an option to prevent writing to the boot sectors of attached hard drives. Untuk mengatasi perilaku ini, BIOS sering kali berisi pilihan untuk mencegah tertulis kepada sektor boot hard drive terpasang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: